Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Kedelai Berpotensi Cegah Kanker Payudara

GEORGETOWN -- Bukti ilmiah bahwa kedelai bermanfaat bagi pencegahan penyakit kanker terus berkembang. Kedelai yang selama ini sudah terbukti memiliki kandungan protein tinggi diyakini juga memiliki potensi untuk mencegah pertumbuhan kanker payudara. Apalagi, jika dikonsumsi sejak masa puber.

Para peneliti dari Georgetown Medical Center dalam laporan riset yang dimuat British Journal of Cancer melaporkan bahwa para perempuan yang memasuki masa puber sebaiknya rajin mengonsumsi makanan terbuat dari kedelai jika ingin terhindar dari risiko kanker payudara. Dalam kedelai, menurut peneliti terkandung sejenis zat kimia penting bernama genistein yang diklaim efektif melawan kanker. Namun demikian, tantangan besar masih dihadapi para peneliti dalam pemanfaatan zat genistein dalam kedelai.

''Persoalan penentuan waktu penting dalam penggunaan makanan bioaktif ini dan jika kami bisa mengungkapkan mengapa zat ini dapat melindungi, maka kami dapat menyediakan pencegahan kanker payudara,'' ujar pakar onkologi dari Lombardi Comprehensive Cancer Center di Georgetown, Leena Hilaviki-Clarke. ''Para peneliti harus memastikan kedelai tersebut dapat digunakan dengan tepat untuk menyediakan perlindungan bagi para remaja perempuan dari penyakit kanker,'' lanjutnya.

Namun demikian, kata Leena, saat ini belum ada penjelasan yang meyakinkan tentang mengapa efek penurunan risiko kanker ini lebih kuat selama masa kanak-kanak dan awal pubertas. Bukti terkuat justru terungkap lewat berbagai riset pada tikus. Dari riset binatang ini, lanjut dia, data mengenai paparan genistein pada masa prapubertas sangat konsisten dalam menunjukkan penurunan risiko kanker.

Paparan genistein dalam perkembangan janin ataupun pada masa dewasa justru tidak menunjukkan dampak proteksi yang sama. ''Pengujian lebih jauh pada tikus menunjukkan bahwa penggunaan genistein pada masa pubertas dapat menekan struktur yang menyebabkan pertumbuhan jaringan epitel mamari. Di sini sel-selnya melapisi saluran susu dan di dalam sel-sel epitelial inilah kanker payudara berkembang,'' jelasnya.

Sejauh ini, baru ada tiga riset yang meneliti manfaat kedelai pada masa pubertas serta pengaruhnya pada perkembangan kanker payudara tahap lanjut. Dua di antara penelitian ini difokuskan pada wanita Asia yang mengonsumsi kedelai dalam menu kesehariannya. Riset-riset tersebut mengindikasikan bahwa kedelai menawarkan efek perlindungan yang sangat kuat. Yakni, sekitar 50 persen penurunan risiko kanker payudara, ketika dikonsumsi selama masa kanak-kanak hingga masa puber. eye

Read More......

Lengkuas Pengganti Formalin


Oleh: Thiyok

Lengkuas yang selama ini kta kenal sebagai bumbu penyedap makanan, ternyata mempunyai manfaat yang lebih dari itu. Ternyata lengkuas dapat digunakan sebagai bahan ramuan tradisional dan penyembuh berbagai penyakit, khususnya penyakit yang disebabkan jamur kulit. Selain itu, lengkuas ternyata juga punya peran dalam memperpanjang umur simpan atau mengawetkan makanan karena aktivitas mikroba pembusuk. Dengan kata lain lengkuas dapat dijadikan bahan pengawet makanan pengganti formalin. Seperti yang kita tahu, formalin adalah bahan kimia yang seharusnya tidak digunakan dalam mengawetkan makanan.

Kita mengenal ada dua jenis tumbuhan lengkuas, yaitu varietas dengan rimpang umbi (akar) berwarna putih dan varietas berimpang umbi merah yang ukurannya lebih besar. Lengkuas berimpang umbi putih umumnya digunakan sebagai penyedap masakan, sedangkan lengkuas berimpang umbi merah banyak digunakan sebagai obat. Rimpang umbi lengkuas selain berserat kasar juga mempunyai aroma yang khas.

Senyawa kimia yang terdapat pada lengkuas antara lain mengandung minyak atsiri, minyak terbang, eugenol, seskuiterpen, pinen, metil sinamat, kaemferida, galangan, galangol,
dan kristal kuning. Minyak atsiri yang dikandungnya antara lain galangol, galangin, alpinen, kamfer, dan methyl-cinnamate. Beberapa kegunaan lengkuas sebagai tanaman obat mulai dari mengobati rematik, sakit limpa, membangkitkan nafsu makan, bronkhitis, morbili, panu, antibakteria, membersihkan darah, menambah nafsu makan, mempermudah pengeluaran angin dari dalam tubuh, mencairkan dahak, mengharumkan serta merangsang otot bahkan dapat membangkitkan gairah seks.

Di samping itu, lengkuas merah bila dimasak dengan cuka encer, dapat dijadikan minuman untuk wanita yang baru melahirkan karena dapat mempercepat pembersihan rahim. Bila dicampur dengan bawang putih yang telah dilumatkan dengan perbandingan 4 – 5 : 1 dan dimasak dengan sedikit cuka, lengkuas bisa menjadi obat kurap dengan cara dioleskan pada kulit yang terserang kurap. Bahkan bila diremas-rem
as dengan cuka dan dioleskan seperti lulur, lengkuas mampu menyingkirkan bercak-bercak kulit dan tahi lalat.

Antimikroba

Peran lengkuas sebagai pengawet makanan tidak terlepas dari kemampuan lengkuas yang memiliki aktivitas antimikroba. Antimikroba adalah senyawa biologis atau kimia yang dapat mengganggu pertumbuhan dan aktivitas mikroba, khususnya mikroba perusak dan pembusuk makanan. Zat antimikroba dapat bersifat bakterisidal (membunuh bakteri), bakteristatik (menghambat pertumbuhan bakteri), fungisidal (membunuh kapang), fungistatik (menghambat pertumbuhan kapang), ataupun germisidal (menghambat germinasi spora bakteri).
Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen di dalam rempah-rempah bersifat sebagai antimikroba, sehingga dapat mengawetkan makanan. Komponen rempah-rempah yang mempunyai aktivitas antimikroba terutama adalah bagian minyak atsiri.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, IPB yang dimotori oleh Winiati Pudji Rahayu misalnya telah membuktikan bahwa lengkuas merah yang muda memiliki aktivitas antimikroba yang tinggi, yaitu dengan daya hambat rata-rata 38,3 persen. Lengkuas ini mampu menghambat pertumbuhan mikroba patogen dan perusak pada pangan khususnya terhadap Bacillus cereus. Penelitian yang dilakukan terhadap ikan kembung terbukti dapat memperpanjang masa simpan ikan kembung pada suhu 40 oC dari 5 hari menjadi 7 hari dengan menggunakan bubuk lengkuas 2,5 persen yang dikombinasikan dengan garam 5 persen.

Penelitian ini telah berhasil menemukan sebuah pengawet alami untuk membuat makanan tetap segar dan tahan lama. Pemanfaatan lengkuas diharapkan mampu memperpanjang masa simpan bahan pangan dan minuman tanpa mengurangi kualitas dan lebih penting tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Pengawet alami ini jelas lebih murah dan mudah didapat di sekitar kita.
Hal ini membuktikan bahwa Allah telah menyediakan solusi yang murah dan aman untuk kesehatan. Formalin adalah masa lalu yang harus segera kita tinggalkan jauh-jauh sebagai pengawet makanan. Masih banyak cara yang aman dan alami untuk mengelola bahan makanan dan minuman supaya awet dan tahan lama tanpa mengensampingkan aspek keamanan bagi kesehatan manusia. Inilah bukti kekuasaan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia ini tanpa kesia-siaan.

Read More......

KB Alami Murah dan Tidak Repot

E temen2, aku pny info bagus lho! :x Info ini ku dapat saat aku sedang kuliah. Waktu itu, dosennya baru ngejelasin pengaruh hormon prolaktin pada pertumbuhan berudu katak menjadi katak dewasa. Trus nyambung ke pengalaman dosen yang pernah ngadain penelitian ttg hormon prolaktin jg, bukan pada katak, tapi pada manusia. Dan pengaruhnya terhadap KB alami. Wah kok masalah KB? Yang penting kan ilmunya, walaupun kita –terutama saya- belum siap untuk itu, tapi kan yg penting dah tau ilmunya. :D

Ceritanya gini, pertama kali dipilih ibu2 yang pny sifat ibu alami :$ “Mother Nature” :$ dengan ciri2:

  1. Menyusui anaknya, maksudnya si ibu benar2 menyusui anaknya sendiri, tidak seperti yg dilakukan oleh kebanyakan ibu jaman skrg, yang membeikan susu formula ato nyewa orang untuk menyusui anaknya, karena tidak sempat menyusui anaknya.
  2. Tidak dengan batas waktu, bila si anak menangis, si ibu langsung menyusui anaknya tanpa pikir panjang lagi. Bukannya tadi baru saja disusui, kok nangis lagi, nanti aja dua jam lagi. Bukn begitu ya!
  3. Tidak memberi makanan tambahan ≤ 4 bln, si bayi tidak diberi makanan tambahan oleh ibunya sebelum si bayi berumur 4 bln ato lebih. Hanya diberi ASI aja.
  4. Tidur dengan anaknya, untuk lebih mendekatkan perasaan emosional si ibu dengan si anak.

Trus kalo dah gitu, hubungannya dg KB alami yang mana donk? Kok ga nyambung. Sabar ya! .................... Yup, kita mulai skrg. :z

Di dalam tubuh si ibu kan ada hormon prolaktin yang berfungsi untuk memproduksi air susu. Iya nggak? Mengapa pada waktu si ibu masih dalam masa menyusui, si ibu itu tidak mengalami haid? Kok malah tanya, meneketehe.... Jadi gini, hormon kelamin wanita itu kan ada dua; LH (Luteinezing Hormon) & FSH (folikel Stimulating Hormon), yang keduanya berperan saat menstruasi terjadi. Pada saat si ibu dalam masa munyusui, maka kelenjar hipofise merespon bahwa harus diproduksi lebih byk prolaktin, maka LH & FSH tidak dibuat, ya jadi tidak haid, githuu! Kalo si ibu belum haid lagi, berarti belum subur, dan akhirnya belum bisa hamil lagi.

Nah dah jelas belum? Intinya, jika si ibu ingin mencoba tips KB alami ini, maka si ibu harus rajin-rajin menyusui anaknya, dimanapun dan kapanpun waktunya, tanpa pembatasan waktu. Artinya cairan susu yang ada di kelenjar susu ibu, harus sering-sering kosong, agar prolaktin terus dibuat oleh kelenjar hipofise. Caranya? Ya itu tadi, si ibu harus rajin-rajin menyusui anaknya bila si anak butuh susu. Kalo anda wanita karier, maka untuk memenuhi itu –maaf- ya harus diperas sendiri, untuk menjaga agar kelenjar susu tetap dalam keadaan kosong. Skrg kan dah ada alat untuk nyedot cairan susu. Trus masukin freezer dan nanti setelah pulang diberikan ke anaknya.

Dan kerennya, ternyata di dalam Al-Qur’an pun sudah dijelaskan cara KB alami ini. Ada di QS. Al-Baqarah: 233 yang bunyinya “Para ibu hendaklah menyusukan anaknya selama dua tahun penuh yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan”. Apabila si ibu mau menerapkan tips di atas tadi, maka si ibu tidak akan mengalami haid selama ± 2 th, bahkan ada yang sampai 48 bln. Dan inilah KB alami yang murah, dan tidak repot. Ternyata Al-Qur’an emang keren kan! Emang ga salah pilih Al-Qur’an sebagai pedoman.

Yah itu tadi lah, sedikit pengetahuan yang saya tahu. Mungkin jika ada dari temen2 yang lebih bisa menjelaskannya dg lebih detail lagi, tolong bantu saya. Karena saya hanya manusia biasa yang byk salah dan kurangnya. :L

Read More......

Bio Toilet Pertama Di Indonesia


BANDUNG, SENIN - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan teknologi Bio Toilet pertama di Indonesia guna menjawab kebutuhan toilet hemat air bersih dan efektif di kawasan pemukiman padat penduduk.

“Bio Toilet ini dikembangkan akhir 2007 lalu, khusus dirancang tidak menimbulkan pencemaran sungai atau lingkungan,” kata Peneliti Bidang Energi LIPI, Muhammad Effendi, di Bandung, Senin (10/3).

Ia mengatakan, bio toilet itu didesain khusus tidak menimbulkan pencemaran karena kotorannya ditampung ke dalam dry box yang terbuat dari baja dan lapisan stainless steel yang cukup tebal. Dry box itu, lanjut dia, diisi juga dengan serbuk gerjagi yang berfungsi untuk menyerap cairan dan bau yang dihasilkan dari kotoran.

“Hasil pembuangan itu masuk langsung ke dalam kotak penampungan setelah terlebih dahulu diaduk dengan serbuk gergaji dengan menggunakan mixer dengan motor penggerak yang hemat energi,” katanya.

Berbeda dengan toilet ¢konvensional¢ yang tempat westafel-nya rata dengan tanah dan pakai septic tank, bio toilet dibuat lebih tinggi sekitar satu meter sehingga penggunanya harus menaiki beberapa anak tangga. Pada bagian westafel-nya tidak ada air sama sekali, kotoran langsung masuk ke dry box dan tidak menimbulkan bau karena diurai dengan serbuk gergaji.

“Daya tampung dry box mencapai 500 liter dan bisa dipergunakan untuk 50 orang per hari, penggunaan airnya tidak menggunakan spray,” kata M Effendi. Sebuah dry box bisa dipergunakan hingga empat bulan. Sedangkan kotoran di dalamnya dikeringkan dan bisa digunakan sebagai pupuk. Biaya pembuatan satu unit bio toilet itu menghabiskan dana sebesar Rp25 juta. Produk pertama bio toilet itu telah dipasang di kawasan pemukiman Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung. “Bio toilet itu merupakan yang pertama di Indonesia, sedangkan negara pertama yang mengembangkannya adalah Jepang,” kata Muhammad Effendi menambahkan.


Read More......

Evolution Teori


Oleh: Thiyok

Temen2 pasti sudah kenal kan dengan yang namanya “Teori Ngapusi* (baca: Evolusi)”, bahkan kita sudah sangat akrab dengannya. Terutama bagi kita anak biologi.Ilmu biologi dan evolusi bak dua sisi mata uang yang tidak mungkin untuk dipisahkan. Mereka saling melengkapi satu sama lain. Tapi apakah itu benar adanya? Kita semua sebenarnya sudah tahu bahwa teori itu tidak dapat dijadikan pedoman untuk mempelajari biologi. Iya Ga? Tapi saya heran juga ya, kenapa kok kalo pas pelajaran biologi selalu menghubung-hubungkan dengan teori evolusi (baca: ngapusi). Entah itu, dari segi filogeni, hubungan kekerabatan, ancestor, de el el.

Padahal teorinya mbah Darwin itu kan sudah jelas2 terbantahkan, tapi mengapa orang2 enggan untuk meninggalkannya. Dosen2 kita pun pada saat mengajar, pasti pendahuluannya dengan menyebutkan pohon filogenetik, ancestor awal makhluk hidup. Kalo memdengarnya aku kadang2 ingin tertawa di dalam hati. Iya ga? Lucu kan itu. Masa kehidupan berasal dari satu sel makhluk hidup yang bisa berkembang dengan sendirinya. Yang lebih lucu lagi, masa semua kejadian kehidupan di bumi ini terjadi secara kebetulan. Itu kan sesuatu yang tidak masuk akal. Ya ga?

Tapi kenapa ya, kok teori itu belum bisa ditinggalkan, tapi tetap dijadikan pedoman. Aku ingat , salah satu dosenku -saat sedang menjelaskan kehidupan ancestor dan pohon filogenetik- pernah berkata, ”Mungkin besok kita tidak bisa hidup dengan keadaan tubuh seperti ini, artinya kita butuh penyesuaian dengan lingkugan yang baru”. Berarti itu sudah mrnjadi sebuah keyakinan bahwa besok manusia pasti akan berevolusi ke bentuk yang lain seperti yang dialami ancestor kita. Ironis ga? Aneh ga? Banget. Kalo saya berpendapat teori itu seharusnya disebut ”Teori Ngapusi”.

Itulah yang menjadi masalah kita saat ini, dan kita sebagai generasi muda terutama kita cah2 biologi, saya harap besok bisa menghilangkan pengaruh teori evolusi itu kepada masyarakat dan anak didik kita. Agar anak didik kita tidak ditertawakan oleh masa depan yang percaya dengan mitos yang tidak mutu.

*Ngapusi = bo’ong, nggedebus, mbeltut, bullshit

Read More......

Walhi Kecam Konspirasi Pembebasan Lapindo

Firdaus Cahyadi
24 January 2008(SatuDunia, Jakarta) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)/Friend’s of The Earth Indonesia mengecam keras jika Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur melakukan rencananya untuk menghentikan penyidikan terhadap kasus semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Jika rencana ini tetap akan dilakukan maka Walhi akan mengambil tindakan hukum atas hal itu.

Demikian ditandaskan oleh Direktur Eksekutif Walhi, Chalid Muhammad, Rabu (23/1), di Jakarta. Pernyataan keras Walhi ini terkait dengan pemberitaan berbagai media baik cetak dan elektronik atas pernyataan Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Herman Suryadi Sumawiredja, Rabu (23/1), yang berencana akan menghentikan penyidikan terhadap kasus semburan lumpur Lapindo. Ada tiga alasan yang disebutkan Kapolda, pertama, karena pihak kepolisian sulit menemukan alat bukti yang menguatkan dugaan bahwa semburan lumpur disebabkan pengeboran oleh PT Lapindo Brantas atau LBI, kedua, ditolaknya gugatan Walhi atas kasus ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ketiga, telah ada jaminan dari Lapindo untuk menyelesaikan pembayaran ganti rugi

“Alasan-alasan itu tidak bisa digunakan. Karena pada kenyataannya putusan atas perkara perdata Lapindo belum mempunyai kekuatan hukum tetap. Selain itu putusan atas perkara perdata Lapindo tidak bisa dijadikan sebagai dasar mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Lebih dari itu putusan atas perkara perdata Lapindo telah menimbulkan mental disturbance (tekanan mental) tidak saja bagi masyarakat korban juga bagi aparat penegak hukum. Seharusnya sensitivitas ekologis aparatur penegak hukum tidak terpengaruh,” tandas Chalid seraya mengingatkan bahwa ganti-rugi yang dijaminkan Lapindo tidak menghapus sifat pidana apalagi pidana khusus lingkungan hidup.

Karena itu Walhi, jelas Chalid lagi, mendesak Kapolri secara Pro-Justisia untuk pertama, segera mengambil alih penyidikan atas penanganan perkara Lapindo, kedua, melakukan gelar perkara secara terbuka dengan melibatkan lintas departemen, serta ketiga, segera melakukan klarifikasi atas pernyataan yang disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur demi ketenangan umum dan kepastian hukum.

Senada juga diungkapkan oleh Kuasa Hukum Walhi atas kasus ini, Firman Wijaya. Menurutnya, jika aparat penegak hukum mempunyai kesungguhan dalam membela kepentingan masyarakat korban lumpur Lapindo, maka harusnya tidak ada kata menyerah untuk terus mencari dan menggali kebenarannya. Dalam kasus ini sesungguhnya alat bukti sangat kuat. Selama ini kepolisian telah tidak menggunakan kewenangannya untuk menyita dokumen-dokumen seperti (real time chart asli dan geolograf di hari kejadian) yang dapat menjadi bukti kuat bahwa penyebab terjadinya semburan lumpur adalah karena kesalahan eksplorasi Lapindo.

“Jika ada kesungguhan yang mendalam dan keberpihakan pada korban, aparat penyidik dapat menggunakan keterangan ahli yang mendukung terpenuhinya target penyidikan untuk dilanjutkan pada tingkat penuntutan. Apalagi penyidik telah menyatakan memiliki informasi atau petunjuk dalam kedalaman tertentu tidak dipasangannya casing (selubung bor) pada saat proses pengeboran (drilling) berlangsung. Dalam praktek hukum petunjuk merupakan alat bukti yang dapat membentuk keyakinan Hakim sesuai dengan Pasal 183 jo. 184 KUHAP,” tandas Firman.

Bahkan Kapolda Jatim seperti diberitakan harian Kompas, 25 Maret 2007, menyebutkan berdasarkan proses penyidikan dipastikan semburan lumpur Lapindo dipicu oleh aktifitas eksplorasi di sumur banjar panji-1 milik PT. Lapindo Brantas.

Menurutnya alasan lain yang menyebutkan bahwa tempat kejadian perkara telah hilang, menurut Firman lagi, jelas tidak bisa dijadikan argumentasi dalam menghentikan penydikan. Karena karena dalam pidana terlebih kasus pidana lingkungan hidup di samping lebih mengedepankan aspek dampak pencemaran dan/atau perusakan, maka penantuan locus delicti bisa diidentifikasi lebih luas dan masih dalam kompetensi dan yurisdiksi Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Lebih jauh Firman secara detil menilai bahwa tidak sepatutnya putusan atas perkara perdata Lapindo yang membebankan tanggung jawab kepada Negara, menunjukan Negara ditempatkan sebagai atasan Lapindo atau superior responden. Apalagi tidak ada satupun pembuktian Negara berkontribusi di dalam kegiatan eksplorasi.(***)

Narasumber terkait :


Chalid Muhammad (Direktur Eksekutif WALHI) : 0811847163
Tim Kuasa Hukum :
1. Firman Wijaya, S.H., M.H (0818771909)
2. Nurkholis (081510690286)
3. Iki Dulagin (08153913179)

Read More......

Biologi Sel


Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas.
Memahami sel-sel dari segi komponen-komponen molekulnya.

Biologi sel (atau sitologi yang berasal daripada bahasa Greek, kytos, iaitu "bekas") ialah satu bidang akademik yang mengkaji sel. Kajian ini yang dilaksanakan pada tahap mikroskop dan molekul, termasuk sifat fisiologi, struktur, organel terkandung, interaksi dengan persekitaran, kitaran hidup, pembahagian, dan kematian. Penyelidikan biologi sel merangkumi kedua-dua organisma sel tunggal seperti bakteria, dan sel-sel yang khusus dalam organisma sel berbilang, seperti manusia.

Memahami kandungan sel dan bagaimana sel bertindak adalah asas untuk semua sains biologi. Menyedari persamaan dan perbezaan antara jenis-jenis sel adalah amat penting disebabkan ini membekalkan tema penyatuan yang membenarkan prinsip-prinsip yang dibelajar daripada kajian sejenis sel untuk ditentuluarkan dan dibuat lebih umum untuk jenis-jenis sel yang lain. Penyelidikan biologi sel amat berkait dengan bidang genetik, biokimia, biologi molekul, dan biologi perkembangan.




Lihat juga
Gangguan sel
Terbitan biologi sel yang penting
Institut Biologi Molekul dan Sel
Persatuan Biologi Sel Amerika


Buku teks biologi sel dalam talian
Biologi Molekul untuk Sel, edisi keempat yang disunting oleh Bruce Alberts (2002), dan diterbitkan oleh Sains Garland.
Biologi Sel Molekul, edisi keempat yang disunting oleh Harvey Lodish (2000), dan diterbitkan oleh Syarikat W. H. Freeman.
Sel - Pendekatan Molekul, edisi kedua oleh Geoffrey M. Cooper (2000) yang diterbitkan oleh Sinauer Associates.
Biologi Sel Hiperteks MIT

Read More......

Ketakutan terhadap "Atlas Penciptaan" di Prancis, Tempat Lahir Pemikiran Materialis


Para pemikir Prancis telah mengemukakan pemikiran-pemikiran paling menyimpang terhadap hal-hal suci dan nilai-nilai ajaran agama, yang berujung pada gerakan pemberontakan dan perlawanan atas nama kebebasan. Para cendekiawan Prancis yang sangat berpengaruh seperti Voltaire, Rousseau, Diderot, Helvetius, Holbach, Auguste Comte, Jean-Paul Sartre dan Albert Camus telah memainkan peran utama dalam pergeseran Eropa ke arah materialisme dan penyebaran ateisme.

Prancis masih merupakan salah satu dari negara-negara yang memperlihatkan permusuhan paling nyata terhadap keimanan kepada Tuhan. Sebagian besar masyarakat Prancis berada dalam kendali penuh paham sosialis, dan telah bersatu melawan nilai-nilai ajaran agama akibat salah informasi dan kurangnya pendidikan. Prancis juga memberikan dukungan terbuka kepada terorisme komunis separatis yang tidak berkesudahan di Turki. Prancis terkenal akan sikap permusuhannya terkait dengan pembantaian ras Armenia yang diduga ada itu. Selain itu, sangatlah penting bahwa pusat Freemasonry dunia harus berada di Prancis.

Masyarakat Prancis sangat bangga dengan pujian terhadap para filsuf mereka, pemikiran-pemikiran menyimpang yang mereka tanamkan ke seluruh dunia, dan budayanya, yang sesungguhnya tidak mengandung apa pun selain tipuan kosong. Namun hari ini, mereka mengalami pukulan keras. Buku berjudul L'ATLAS DE LA CREATION (The Atlas of Creation, atau Atlas Penciptaan) telah mengundang perhatian para tokoh penting, dan seluruh pusat pendidikan di Prancis telah membunyikan tanda bahaya tingkat paling tinggi

Hingga kini, Prancis telah menolak seluruh pandangan yang menentang filsafat-filsafat menyimpang mereka sendiri dan tidak menganggapnya sebagai sebuah ancaman. Akan tetapi, mereka telah dikagetkan oleh buku Atlas Penciptaan dan benar-benar mengalami keadaan gegar budaya (culture shock). Menteri Pendidikan Prancis melontarkan pernyataan pribadi, meminta buku tersebut dijauhkan dari para siswa. Ia tidak menyesal dengan menyatakan bahwa ia menganggap buku itu tidak dapat diterima masyarakat Prancis.

Permasalahan tersebut diulas dengan bahasa yang kasar di koran-koran dan majalah-majalah utama Prancis. Judul utama dengan kata-kata yang mengisyaratkan bencana dan ketakutan, seperti “gempa bumi,” “serangan” and “pemboman ” muncul di media cetak seperti Le Figaro, L’Express, Le Monde dan La Croix.

Semua tanggapan ini menyingkap dampak yang ditimbulkan buku tersebut di Prancis, sebab buku tersebut merupakan penghancuran tak terbantahkan terhadap Darwinisme, tanpa menyisakan keraguan sedikit pun.

Namun sesungguhnya, apa yang dipermasalahkan adalah sebuah buku dan pemikiran-pemikiran serta bukti-bukti yang dimuatnya. Jika bantahan hendak diberikan, maka haruslah pula didukung oleh bukti-bukti, dan pada tataran intelektual. Tapi Prancis, ketika dihadapkan langsung dengan fakta Penciptaan yang jelas dan tak terbantahkan untuk kali pertama, tiba-tiba menanggalkan budaya kebebasan berbicara yang dianutnya selama ratusan tahun—yang kesemuanya untuk tujuan mengingkari keberadaan Tuhan dan melindungi filsafat materialis dari keruntuhan. Kini bangsa Prancis mengambil kebijakan pengekangan dan pelarangan yang diwariskan Jerman Nazi. Prancis diperkirakan menempuh “jalan terakhir“ berupa pembakaran massal ala Nazi buku penting tersebut, yang oleh menteri pendidikan telah dilarang di sekolah-sekolah!

Keadaan ini, yang memperlihatkan ketidakberdayaan mereka yang tidak mampu membantah secara intelektual, sesungguhnya mengumumkan keruntuhan materialisme. Dengan kehendak Tuhan, abad ke-21 akan menjadi zaman keemasan bagi umat manusia ketika kaum beriman secara intelektual menghapuskan seluruh gerakan yang menentang nilai-nilai ajaran agama.

Menurut penelitian Yayasan Pengkajian Ekonomi dan Sosial Turki (Turkish Economic and Social Studies Foundation, TESEV), jumlah orang di Turki yang mengatakan bahwa“Tuhan menciptakan manusia” mencapai 87.4%. Ini memicu reaksi besar di Eropa, yang berada dalam pengaruh kuat materialis. Penolakan bangsa Turki dalam jumlah mayoritas terhadap teori evolusi telah menjadi bahan keterkejutan dan kekhawatiran yang besar. Kita berharap bahwa bangsa Turki akan membantu masyarakat Eropa menyaksikan kebenaran dan berpaling kepada nilai-nilai ajaran agama.

Keruntuhan Darwinisme Tidak Dapat Ditutup-Tutupi!

Teori evolusi adalah pernyataan tidak ilmiah yang berusaha dipertahankan oleh para penganutnya dengan menggunakan tengkorak-tengkorak tipuan, fosil-fosil “bentuk peralihan” palsu dan praduga yang tiada habisnya—yang kini telah kehilangan nilai kebenarannya.

Dua penemuan mendasar sejak masa Charles Darwin membantah teorinya. Dua hal ini adalah:

1) Catatan Fosil Membuktikan Kekeliruan Evolusi

Dalam bukunya The Origin of Species, Darwin secara terbuka mengakui bahwa fosil-fosil tidak mendukung teorinya! Sebagaimana ia berkata,

“Mengapa, jika spesies memang berasal dari spesies lain melalui perubahan sedikit demi sedikit yang tak teramati, kita tidak melihat bentuk peralihan yang tak terhitung di mana-mana? Mengapa semua makhluk hidup tidaklah dalam keadaan membingungkan, tetapi justru berwujud spesies, sebagaimana yang kita lihat, terpisahkan secara jelas?...Tetapi, jika menurut teori ini bentuk-bentuk peralihan yang tak terhitung jumlahnya seharusnya ada, mengapa kita tidak menemukannya terkubur dalam jumlah tak terhitung di dalam kerak bumi?... Lalu mengapa setiap bentukan geologis dan setiap lapisan tidak dipenuhi bentuk-bentuk mata rantai pertengahan seperti itu? Geologi nyata-nyata tidak menyingkap rantai makhluk hidup semacam itu;dan ini, mungkin, adalah sanggahan paling nyata dan berat yang dapat dilontarkan terhadap teori saya.“ (Charles Darwin, The Origin of Species, edisi 1., hal. 172.)

Lebih dari seratus lima puluh tahun telah berlalu sejak masa Darwin, namun tak satu pun fosil yang membuktikan teori evolusi telah ditemukan sejauh ini. Sebaliknya, setiap fosil yang ditemukan diketahui sebagai sisa-sisa dari sejumlah spesies sempurna dan berbentuk lengkap.

Fosil-fosil seperti “Lucy’s Daughter,” “Gogonasus” dan “Tiktaalik Roseae,” yang telah diberitakan di media massa beberapa bulan silam tidaklah memperlihatkan ciri-ciri peralihan. Serupa dengan hal itu, fosil yang ditemukan di Sivas, Turki, dan digambarkan sebagai “kuda berkuku-tiga,” bukanlah pula sisa-sisa bentuk peralihan apa pun, tapi binatang berkaki empat biasa yang kini punah. Seluruh fosil berasal dari hewan dan tumbuhan berbentuk lengkap dan sempurna—sebuah fakta terbukti yang sangat diketahui para pakar fosil.

Kaum evolusionis belum menemukan satu fosil pun bentuk peralihan yang dapat mereka kemukakan sebagai bukti. Berulang kali kami telah meminta para evolusionis Turki untuk memamerkan dua atau tiga fosil peralihan, jika mereka punya, dalam kantor atau kantor pusat surat kabar mereka. Tapi tak satu pun bersedia. Satu-satunya alasan tidak adanya tanggapan dari mereka terhadap tantangan terbuka ini adalah ketiadaan fosil-fosil bentuk peralihan apa pun.

Dan kebisuan mendalam ini tidaklah terbatas pada para evolusionis Turki saja; tidak ada evolusionis di mana pun di dunia ini yang memiliki fosil-fosil bentuk peralihan. Sekitar 100 juta fosil telah tergali hingga kini. Banyak yang telah disimpan di dalam arsip dan lainnya dipajang untuk umum. Akan tetapi dari keseluruhan fosil berjumlah besar ini, tidak terdapat satu pun bentuk pertengahan. Fosil-fosil itu berasal dari spesies masih hidup yang kita kenal saat ini—yang umumnya disebut sebagai “fosil-fosil hidup”—atau berasal dari bentuk-bentuk makhluk hidup punah seperti dinosaurus dan gajah purba. Fosil-fosil adalah bukti bagi Fakta Penciptaan, dan bukan bukti bagi pernyataan kaum evolusionis.

Para peneliti sukarelawan telah menyelenggarakan pameran-pameran fosil di banyak kota di Turki. “Fosil-fosil hidup“ dalam pameran ini, yang menyediakan bukti nyata bahwa makhluk hidup terus bertahan hidup tanpa mengalami perubahan selama jutaan tahun, telah menimbulkan kegelisahan mendalam dan bahkan kemarahan di kalangan kaum materialis. Semakin banyak fosil membatu dari makhluk hidup punah diperlihatkan kepada mereka, semakin geramlah kelompok ini dan semakin terluapkan kemarahannya.

Kalangan evolusionis Turki, di sisi lain, secara diam-diam mengakui kekalahan mereka dalam kelesuan dan keputusasaan sama sekali. Sebagian evolusionis dengan pengetahuan terbatas yang sekedar baru belajar tentang nilai teramat penting fosil-fosil peralihan, akhirnya memahami kesulitan tak terpecahkan yang mereka hadapi, dan memilih bersikap diam membisu.

2) Protein—Bahan Dasar Pembentuk Makhluk Hidup —Tidak Dapat Membentuk Dirinya Sendiri dari Benda Tak Hidup

Protein adalah molekul teramat rumit yang merupakan batu bata pembangun sel hidup dan juga melakukan peran-peran penting di dalamnya. Peluang sebuah protein membentuk dirinya sendiri secara kebetulan adalah 1 per 10950. (Dalam istilah sebenarnya, kemungkinan ini adalah nol.) Mengatakan bahwa jutaan spesies hidup muncul menjadi ada secara kebetulan, padahal tak satu protein pun yang dapat melakukan hal tersebut, adalah khayalan murni materialis-evolusionis.

Akankah Prancis Yang-Terguncang dan Para Evolusionis di Negeri Itu Melakukan Pembakaran Buku Masal ala Nazi?

Upacara pembakaran buku massal, yang didalangi para pemimpin Jerman Nazi, adalah cara primitif untuk mengekang pemikiran dan melarangnya dari masyarakat. Upacara pembakaran buku pertama oleh Nazi terjadi pada tanggal 10 Mei 1933, ketika ribuan lembar buku yang tidak sejalan dengan ideologi Nazi dibakar dengan diiringi lagu mars dan pemberian hormat khas Nazi.

Mereka yang tidak mampu membantah pemikiran dengan memaksakan pemikiran mereka sendiri selalu mengambil tindakan pelarangan buku, pemaksaan terhadap pembacanya dan bahkan mengambil tindakan hingga membakar buku tersebut. Kini Prancis, yang tidak memiliki bantahan intelektual, sedang bingung apa yang harus dilakukan terhadap buku Atlas Penciptaan dan, persis seperti para evolusionis di negeri itu, mereka tengah mencari sebuah cara untuk menghilangkan buku tersebut dari pandangan umum.

Akankah Prancis mengambil tindakan terakhir dengan membakar buku-buku Atlas Penciptaan di depan Menara Eiffel atau Les Invalides. .

Karya Besar Yang Telah Mengguncang Prancis

Jilid pertama dari tujuh jilid buku Atlas Penciptaan yang direncanakan, keseluruhannya terdiri dari 5.600 halaman dan sekitar 11.000 gambar, telah mengejutkan warga Prancis.

Karya besar dengan 764 halaman ini, satu-satunya di dunia dengan ukuran 28 x 38 sentimeter dan dicetak dengan kualitas teknis prima, menampilkan ratusan fosil, masing-masing membantah teori evolusi dan berisi informasi paling meyakinkan tentang keruntuhan Darwinisme. Dengan gambar hologram asli pada sampulnya, sekitar 1.500 gambar dan foto berwarna pada kertas mengkilat, buku tersebut luar biasa dalam penampakan fisiknya. Selain itu, karya penting ini dilengkapi dengan VCD dokumenter Fossils Have Discredited Evolution (Fosil Membantah Evolusi). . . Anda dapat membeli buku ini langsung dari Global Publishing, atau membacanya secara gratis melalui Internet.

UNTUK MENYAKSIKAN BETAPA SESUNGGUHNYA TEORI EVOLUSI ADALAH SEBUAH KEBOHONGAN, ANDA HARUS MEMBACA BUKU-BUKU KARYA HARUN YAHYA (ADNAN OKTAR) INI!

Dengan nama pena Harun Yahya, Adnan Oktar telah menulis sekitar 250 buku, yang keseluruhannya mencapai 46.000 halaman, dan memuat sekitar 31.500 gambar. Sekitar 7.000 dari keseluruhan halaman ini—dan 6.000 dari keseluruhan gambar tersebut—mengulas tentang keruntuhan Teori Evolusi.

Keruntuhan Teori Evolusi* . . . Kebohongan Sejarah: Zaman Batu . . . Darwinisme Terbantahkan* . . . Suatu Ketika Di Masa Lalu Terdapat Darwinisme . . . Keruntuhan Teori Evolusi Dalam 20 Pertanyaan* . . . Bencana Kemanusiaan Akibat Darwinisme* . . . Sel dalam 40 Topik . . . Mantra Hitam Darwinisme . . . Keruntuhan Teori Evolusi dalam 50 Topik . . . Desain Sempurna di Alam Semesta Bukanlah Karena Kebetulan . . . Senjata Sosial Darwinisme . . . Mengapa Darwinisme Bertentangan dengan Al Qur'an* . . . Kekeliruan Akademi Nasional Ilmu Pengetahuan Amerika . . . Keajaiban Ciptaan Allah* . . . Fasisme: Ideologi Berdarah Darwinisme . . . Menyibak Tabir Teori Evolusi* . . . Jawaban Pasti terhadap Propaganda Evolusionis . . . Agama Darwinisme . . . Bagaimana Fosil-Fosil Membantah Evolusi . . . Atlas Penciptaan (*Tersedia dalam bahasa Indonesia.)

Anda dapat membaca buku-buku karya Adnan Oktar (yang menulis dengan nama pena Harun Yahya) secara gratis di situs internet berikut: www.harunyahya.com/indo (bahasa Indonesia), www.harunyahya.com dan www.harunyahya.net. Atau selain itu Anda dapat memesannya dalam bentuk cetak di www.bookglobal.net.

Read More......